Unggultheone’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

10 Paradoxes of Creative People

1. Creative people have a great deal of physical energy, but they’re also often quiet and at rest.

Para creator adalah orang-orang yang pada dasarnya memanfaatkan kelebihan energi yang dianugerahkan kepada mereka untuk membuat suatu hal yang bias jadi bagi sebagian orang tidak bermakna. Untuk mewujudkan hal tersebut, sering kali memerlukan suatu konsentareasi penuh, semangat membara dan gerakan fisik yang ekstrim sehingga ada kalanya mereka membutuhkan ketenangan dan rehat sejenak mengembalikan energi yang telah dilepaskan.

2. · Creative people tend to be smart yet naive at the same time.

Menjadi kreratif adalah suatu pilihan. Namun bukan berarti ada orang yang tidak mampu berkreasi. Pada dasarnya kita semua adalah sosok individu yang senantiasa menbuat suatu perbedaan yang mencirikan eksistensi diri. Sehingga, tidak dapat dipungkiri, manakala seseoarang merasa memiliki kecerdasan lebih dibandingkan orang di sekeliling dia akan cenderung bersikap naif dengan mengabaikan pertimbangan yang diberikan oleh orang lain

3. Creative people combine playfulness and discipline or responsibility and irresponsibility.

Orang kreatif memadukan playfulness dan discipline agar mereka dalam melakukan ataupun membuat suatu hal yang kreatif mereka harus senang. Oleh karena itu, dengan mereka merasakan belajar sambil bermain, pikiran mereka seolah tidak terkekang oleh satu pikiran saja tetapi bisa saja ke hal lain sehingga bisa menciptakan hal baru. Tetapi, untuk itu mereka harus tetap disiplin dimana mereka harus fokus pada satu jalan. Saya pikir, bertanggung jawabnya seseorang atau tidak sepertinya kembali ke diri orang tersebut karena mereka kebanyakan membuat hal seperti itu untuk diri mereka sendiri dan kadang hal – hal kreatif yang negatif yang dibuat oleh suatu orang dapat dicuri untuk kemudian digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab padahal orang yang menciptakannya tidak ingin menggunakannya.

4. Creative people alternate between imagination and fantasy and a rooted sense of reality.

Bagi mereka yang senantiasa berkreasi, menjadi suatu kebiasaan untuk senantiasa berimajinasi dan berfantasi untuk menggabungkan suatu hal agar menjadi lebih indah dan barang ini adalah gabungan dari barang yang sudah ada sebelumnya

5. · Creative people tend to be both extrovert and introvert.

Orang kreatif terkadang bisa terbuka dan tertutup karena terkadang dalam melakukan atau menciptakan hal yang kreatif mereka hanya terkonsentrasi pada suatu hal dan terkadang jika mereka senang meneliti suatu hal mereka terkadang mengacuhkan lingkungan di sekeliling mereka dan jika mereka menjadi orang yang terbuka biasanya mereka dalam melakukan kegiatan untuk menemukan atau menciptakan hal yang kreatif mereka akan mengungkapkan apa yang mereka butuhkan dan bertanya apa saja kekurangan yang masih ada dalam menciptakan hal yang kreatif.

6. · Creative people are humble and proud at the same time.

Seperti kata pepatah tentang padi, makin berisi makin merunduk. Namun, tentunya bagi dia sang kreator akan bangga manakala karyanya dihargai dan digunakan oleh banyak pihak

7. ·Creative people, to an extent, escape rigid gender role stereotyping.

Menjadi kreatif tidak membedakan gender seseorang, apakah ia lelaki atau perempuan. Keduanya memiliki hak yang setara.

8. · Creative people are both rebellious and conservative.

Menjadi kreatif haruslah selalu menggunakan falsafah ”out of the box”. Sehingga para creator kebanyakan bersikap “nakal” agar dia merasa benar-benar berhasil membuat sensasi akan karyanya. Namun, agar seimbang, orang yang kreatif perlu menambahkan nilai-nilai konservatif agar tatap di jalan yang benar dan bukan menjadi nampak sebagai seorang pemberontak

9. ·Most creative people are very passionate about their work, yet they can be extremely objective about it as well

Untuk menjadi kreatif haruslah didukung dengan situasi yang kondusif agar inspirasi senantiasa dapat tumbuh berkembang. Suasana yang nyaman tentunya akan membuat tubuh jauh lebih bersemangat untuk memulai setiap hari baru. Pada saat yang bersamaan hal tersebut amat menjadi objek perhatian bagi para kreator demi keberlangsungan ide yang ingin dihadirkan.

10. `Creative people’s openess and sensitivty often exposes them to suffering and pain, yet also to a great deal of enjoyment.

Para orang kreatif terkadang terlalu dalam manakala sedang meng-ekspos suatu hal, sehingga ada kalanya mereka cenderung menyakiti diri ketika tak ada yang mengingatkan untuk mengurus diri. Walaupun mereka pada dasarnya sungguh menikmati proses tersebut, tubuh mereka wajib diperhatikan.

Iklan

Desember 15, 2008 - Posted by | Creativity n Innovation

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: